GALAXI_BMS23. Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label mikrotik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mikrotik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 September 2015

CARA MENGGUNAKAN WINBOX MIKROTIK


Winbox merupakan salah satu dari fitur Mikrotik Router OS yang sering kita jumpai didalam dunia jaringan komputer.

Untuk mendownload Winbox silahkan agan "Klik Download"

Atau agan bisa memanfaatkan fitur OS mikrotik yang sudah di sediakan aplikasi winbox yang bisa di download dari OS mikrotik agan. Cukup buka aplikasi browser agan dan arahkan IP mikrotik agan, misalnya http://192.168.88.1   langsung bisa deh agan untuk download Winbox.



Login dengan MAC Address
Winbox bisa remote dengan MAC Address, winbox mengenali ethernet card yang sistemnya terinstall mikrotik.



Tinggal klik tanda “…” sebelah kiri konek lalu beri tanda cek pada allow winbox pada firewall xp. selanjutnya agan akan menemukan ethernet mikrotik di jaringan agan. Jika terdapat IP Address 0.0.0.0 agan bisa klik pada mac address yang terdapat dalam list.


Menyimpan Daftar List IP Address
Di winbox bisa save list IP address mikrotik walaupun agan mempunyai router mikrotik lebih dari satu jaringan, yang bertujuan untuk memudahkan disaat agan ingin mengakses salah satu router mikrotik agan,  yang seandainya saja bila agan memiliki 50 bahkan 100 lebih router mikrotik.



Cara menyimpan daftar router mikrotik :
Connect To           : isi dengan IP address mikrotik 
Login                    : isi dengan username
Password              : isi dengan password 
Keep Password     : centang jika ingin simpan sekalian paswordnya
Note                      : isi identitas router mikrotik 

Klik “Save”
Dalam kolom paling bawah winbox, terlihat list IP address router mikrotik yang tersimpan. Jika agan mau akses salah satu router tinggal pilih lalu klik.


Export / Import Daftar List IP Address
Di winbox agan bisa export / import daftar list mikrotik agan, ini berguna jika list mikrotik agan udah seabrek dan mau dipindahkan listnya ke komputer lain.




  1. Untuk export list ip address winbox, Klik Tools >> Export Addresses… >> pilih folder dimana agan mau menyimpannya. 
  2. Untuk Import list IP address winbox,  Klik Tools >> Export Addresses… >> pilih file hasil export dari winbox agan. 
  3. Untuk menghapus semua list ip address di winbox, Klik Tools >> Remove All Addresses….

Transfer / Copy Paste File Ke Mikrotik Menggunakan Winbox
Sebagai contoh dari transfer file ke storage mikrotik menggunakan Winbox seperti : copy file script, login page hotspot dan masih ada lagi yang lainya. sekarang saya akan mengambil contoh  copy file script nice.rsc yg merupakan suatu scrif untuk setting memisahkan bandwidth lokal dan internasional ke mikrotik agan buat di eksekusi.




Copy file nice.rsc dari Desktop agan, trus lanjut ke winbox.



Klik icon Paste, terlihat file sudah di copy via winbox

Selasa, 08 September 2015

CARA HAPUS CACHE SQUID PROXY


Ikuti Langkah Berikut :


Lihat Lokasi Direktori Cache Squid

Buka terminal dan kemudian ketik : # grep cache_dir /etc/squid/squid.conf
Contoh output  : cache_dir ufs /cache 100 16 256


Delete / Hapus Cache Squid Proxy:


Buka terminal dan login sebagai user root. Atau gunakan perintah ssh untuk login ke server. Setelah login perintah untuk shutdown service squid proxy sebagai berikut :
# squid -k shutdown
Gunakan perintah “rm” berikut untuk hapus hapus cache squid proxy :
# rm -rf /cache/
# rm -rf /var/spool/squid/
Anda perlu mengulangi perintah “rm” untuk setiap lokasi cache_dir yang dikosongkan. Selanjutnya, gunakan perintah mkdir berikut untuk membuat direktori dan mengatur permission menggunakan perintah chown:
# mkdir /var/spool/squid
# chown squid:squid /var/spool/squid


Membuat Kembali Direktori Cache

Kemudian, untuk membuat kembali direktori cache squid proxy, enter :
# squid -z


Menjalankan Squid Proxy Server 

Untuk start Squid ketik :
# squid
Atau
service squid start
atau
squid -d1N


Memastikan Squid Sudah Berjalan

Untuk memastikan service squid sudah berjalan kembali, ketik :
# netstat -tulpn | grep :3128
# tail -f /var/log/squid/access.log
# tail -f /var/log/squid/cache.log

CARA SETTING BONDING INTERFACE DI MIKROTIK


Bonding dapat kita ilustrasikan, dimana kita memiliki 2 port ether di setiap router dan ingin mendapatkan data bandwidth maksimum antara kedua router tersebut. Jadi Bonding dapat diartikan teknologi yang memungkinkan agregasi dari beberapa interface ethernet menjadi sebuah satu link virtual, sehingga bisa mendapatkan kecepatan bandwidth yang lebih besar dan bisa menjadi link failover.

Dibawah Ini Saya Akan Memberikan Sebuah Contoh Cara Setting Bonding Di Mikrotik Silahkan Agan Ikuti Langkah Berikut :

ether2 ================ ether2
MikroTik1   <-Bonding->    MikroTik2
ether3 ================ ether3


Tambahkan Bonding Interface Di Mikrotik 1 :

[Galaxi@MikroTik1] interface bonding add slaves=ether2,ether3 disabled=no
Dan juga di mikrotik 2 :
[Galaxi@MikroTik2] interface bonding add slaves=ether2,ether3 disabled=no


Tambahkan IP Address Ke Bonding Interface  :

[Galaxi@MikroTik1] ip address add address=192.168.200.1/24 interface=bonding1 disabled=no
[Galaxi@MikroTik2] ip address add address=192.168.200.2/24 interface=bonding1 disabled=no


Test koneksi/link dari mikrotik 1 ke mikrotik 2 :

[Galaxi@Mikrotik1] interface bonding> ping 192.168.200.2
192.168.200.2 ping timeout
192.168.200.2 ping timeout
192.168.200.2 ping timeout
192.168.200.2 64 byte ping: ttl=64 time=2 ms
192.168.200.2 64 byte ping: ttl=64 time=2 ms

Sekarang kita coba test bandwidth antar router mikrotik melalui interface yang di bonding, untuk melihat data rate/bandwidth maksimum yang dihasilkan

Terlihat saat test bandwidth dari mikrotik 1 ke mikrotik 2 di kedua interface (ether2 dan ether3) Rx maksimum 100Mbps pada masing-masing ether dan pada interface bonding mendapatkan speed Rx 200Mbps.


Bonding Link Monitoring / Failover

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, dengan mengaplikasikan bonding interface berfungsi juga sebagai failover. Dalam contoh di atas, jika salah satu link putus, bonding akan terus mengirim paket melalui link yang putus dan akan menyebabkan degradasi jaringan. Dengan alasan tersebut link monitoring pada bonding interface harus di aktifkan, contoh disini saya menggunakan ARP Monitoring.


Mengaktifkan ARP Monitoring di Kedua Mikrotik

[Galaxi@MikroTik1] interface bonding set 0 link-monitoring=arp arp-ip-targets=192.168.200.2
[Galaxi@MikroTik2] interface bonding set 0 link-monitoring=arp arp-ip-targets=192.168.200.1

Cabut salah satu kabel untuk test apakah link monitoring bekerja dengan benar, Anda akan melihat beberapa timeout sampai arp monitoring mendeteksi putus link.

Selamat mencoba dan berjuang buat agan-agan semua semoga sukses selalu...

Senin, 07 September 2015

CARA KONFIGURASI DNS SERVER MIKROTIK

Bagi yang mempelajari dunia Jaringan komputer pasti tidak asing lagi dengan istilah Domain Name System atau lebih dikenal dengan  DNS Server. Fungsi dari DNS  Server itu sendiri adalah memetakan hostname atau domain situs web di Internet ke IP address nya. Sebagai catatan, jaringan komputer termasuk juga dengan internet dalam berkomunikasi dengan menggunakan alamat IP bukan dengan nama-nama domain seperti .com .net .org Maka untuk mengkonfigurasikan komputer user maupun router yang akan mengakses internet DNS Server harus dikonfigurasi terlebih dahulu, Jika tidak situs yang akan dituju tidak bisa diakses dengan alasan IP address nya tidak dapat diketahui.

Untuk mengkonfigurasi DNS Server di Mikrotik anda bisa menyetting via command line maupun via winbox. Berikut ini contoh command pemberian DNS Server 8.8.8.8 (DNS punya Google) :
[admin@MikroTik] > ip dns set servers=8.8.8.8 allow-remote-requests=yes

Cek apakah setingan DNS sudah masuk.

[admin@MikroTik] > ip dns print

servers: 8.8.8.8

dynamic-servers:

allow-remote-requests: yes

max-udp-packet-size: 4096

cache-size: 2048KiB

cache-max-ttl: 1w

cache-used: 9KiB

Pada command di atas maksud allow-remote-requests=yes adalah akan menjadikan Router Mikrotik anda sebagai DNS Server juga. Sehingga konfigurasi DNS pada komputer user cukup diarahkan ke Router Mikrotik, dan tidak lagi diarahkan ke DNS Server milik Google ataupun ISP, atau lainnya. Hal ini dapat menghemat penggunaan Bandwidth karena pertanyaan-pertanyaan DNS hanya akan diberikan ke Router Mikrotik anda.

Untuk lebih mudahnya anda dapat menggunakan Winbox untuk mengkonfigurasi DNS Server di Mikrotik melalui menu IP >> DNS >> tombol Settings, maka akan muncul tampilan seperti ini :


Masukan dari saya sebaiknya anda mengkonfigurasi lebih dari satu DNS Server, karena ketika server pertama down kita masih bisa menggunakan server kedua. Anda dapat memasukkan DNS server nya seperti gambar di atas atau melalui command line dengan command berikut ini :

[admin@MikroTik] > ip dns set servers=8.8.8.8,8.8.4.4 allow-remote-requests=yes 

Setelah DNS Server di Mikrotik berhasil dikonfigurasi maka Router Mikrotik sudah dapat terhubung ke internet. Untuk menguji koneksi ke internet berjalan dengan baik atau tidak dengan cara melakukan ping ke website seperti google.com. Bila mau menghentikan proses ping Gunakan Ctrl+C.


KONFIGURASI USER DAN USERNAME ROUTER MIKROTIK

Secara default Router Mikrotik sudah terdapat satu user yang dapat mengakses RouterOS dengan username : admin dan tanpa password yang dapat kita gunakan untuk login ke RouterOS mikrotik. 

User yang dapat login ke Router Mikrotik dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu :
  1. Full >> Merupakan user dengan pangkat tertinggi, yang dapat melakukan konfigurasi seperti menghapus konfigurasi, menambahkan konfigurasi, sampai dengan menambahkan user baru ke dalam sistem Mikrotik.
  2. Write >> User memiliki akses konfigurasi seperti pada user yang memiliki akses full, namun tidak dapat menambahkan user baru, dan juga tidak dapat melakukan proses backup konfigurasi.
  3. Read >> User hanya mampu melakukan monitoring pada sistem, tidak mampu melakukan konfigurasi seperti pada user dengan level Write maupun Full.

Untuk melihat daftar user dalam sistem MikroTik, gunakan perintah command line :[admin@MikroTik] > user print 

Atau melalui winbox dengan menu System >> users



Untuk menambahkan user baru klik icon +, masukkan username, pilih kategori akses pada kotak Group, isikan juga password. Opsi Allowed Address digunakan jika user yang dibuat hanya boleh login melalui alamat IP tertentu, misalnya user hanya boleh login melalui interface ether1 maka isikan dengan IP address ether1 misal : 192.168.100.0/24. Namun jika tidak diisi maka user dapat mengakses dari interface mana saja. 


Maka akan muncul user baru di menu System >> users



Jadi user MikrotikIndo yang baru dibuat itu hanya dapat login jika ia mengakses melalui ether1 saja. Sementara user lainnya bisa login dari mana saja. Semoga bermanfaat.

CARA RESET MIKROTIK

Sebelumnya saya minta ijin gan mau nerusin artikel saya mengenai Cara Reset Mikrotik, dengan bertambahnya pengetahuan didalam bidang mikrotik maka semakin bagus dong ilmu jaringan komputer agan hehehe...  semoga bermanfaat gan, langsung aja dengan cara yang pertama :


1. Cara Pertama.

Dengan melalui Console atau Winbox. masuk ke Console dan melakukan perintah 

/system reset-configuration no-default=yes

Disaat timbul pertanyaan Apakah Benar Kita Mau Mereset, jawab Y (Yes). Selanjutnya Mikrotik kita akan di Set Konfigurasi Default dengan Port Ether2 diberikan DHCP dengan alamat IP 192.168.88.1/24


2. Cara Kedua

Cara kedua adalah dengan menekan tombol reset. Disini saya akan menjelaskan cara mereset mikrotik untuk berbagai Type.

          Cara Reset Mikrotik RB750 GL




  1. Buka semua kabel yang terhubung dengan Mikrotik, baik itu kabel LAN maupun kabel Power. Carilah pengungkit kecil untuk digunakan menekan tombol reset mikrotik.
  2. Tekan tombol Reset dan tahan, kemudian colok kabel Power Mikrotik.
  3. Perhatikan Lampu LED Indicator ACT akan berkedap kedip, Tahan tombol reset sampai lampu indicator LED ACT tersebut padam, tetap Tahan tombol reset.
  4. Setelah lampu LED ACT Padam, jangan melepas tombol reset dulu. Sekarang perhatikan lampu Indicator dari Port Ethernet, jika Port Mikrotik ada lima maka lampu Indicator LED Port juga ada lima, lampu tersebut akan menyala sebentar kemudian padam. Setelah itu cabut colokkan kabel power mikrotik dan lepas tombol reset.
  5. Tahap reset yang dilakukan sudah selesai, Colok kembali kabel power mikrotik.



         Cara Reset RB 450G dan 433AH

        Ikuti langkah berikut : 


  1. Cabut Adaptor.
  2. Buka Casing Mikrotik.
  3. Cari lubang pada board. 

  4. Selipkan baut atau ujung lubang + untuk menghubungkan 2 bagian elemen, pastikan kedua elemen benar-benar terhubung, jika susah bisa menggunakan kabel tembaga. jangan dilepas.
  5. Selanjutnya nyalakan Mikrotik dengan memasang Adaptor.
  6. Biarkan hingga muncul Bib Pertama, tunggu hingga Bip Kedua setelah Bip Kedua terdengar baru lepas penghubung tadi.
  7. Coba login ke mikrotik, seharusnya semua sudah ter reset ke default pabrikan.
  8. Setelah reset berhasil pasang kemballi casing.
  9. Jika belum berhasil coba ulangi langkah diatas.

          Cara Reset Mikrotik RB133

         Ikuti langkah-langkah reset mikrotik RB450 G diatas :

Untuk Mikrotik RB133, Setelah selesai jangan lupa melepas Jumper setelah konfigurasi direset, karena apabila tidak dilepas Jumpernya  Mikrotik agan akan terus Reset sendiri setiap kali Reboot.

FITUR-FITUR MIKROTIK


Berikut ini akan saya bagikan beberapa fitur yang terdapat pada mikrotik, hitung-hitung buat nambah ilmu Jaringan Komputer agan-agan didunia internet...hehehe Sebelumnya saya ucapkan terimah kasih atas kunjungan agan-agan. 

Langkah Awal Yang Harus Agan Lakukan :
Siapkan lah segelas Kopi dan dua bungkus roti agar agan dapat lebih tenang dalam membaca dari fitur-fitur mikrotik di bawah ini :

  1. Address List : Pengelompokan IP Address berdasarkan nama
  2. Asynchronous : Mendukung serial PPP Dial-in / Dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, Dial On Demand, modem pool hingga 128 ports.
  3. Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka Ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.
  4. Bridge :  Mendukung fungsi  Bridge Spinning  Tree,  Multiple  Bridge Interface, Bridging Firewalling.
  5. Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan Burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO Queue, CIR, MIR, Limit antar Peer To Peer.
  6. DHCP : Mendukung DHCP tiap antarmuka, DHCP Relay,  DHCP Client, Multiple Network DHCP, Static and Dynamic DHCP Leases.
  7. Firewall dan NAT : Mendukung Pemfilteran koneksi Peer To Peer, Source NAT dan Destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan  MAC, IP Address,  Range Port, Protokol IP, pemilihan  Opsi Protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.
  8. Hotspot  : Hotspot  gateway dengan otentikasi  RADIUS.  Mendukung limit  Data Rate, SSL ,HTTPS.
  9. IPSec : Protokol AH dan ESP untuk IPSec. MODP Diffie-Hellmann  Groups 1, 2, 5, MD5 dan Algoritma SHA1 Hashing. Algoritma Enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256. Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP Groups 1,2,5.
  10. ISDN  :  mendukung  ISDN   Dial-In/Dial-Out.   Dengan otentikasi   PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung  128K Bundle, Cisco HDLC, X751, X75ui, X75Bui Line Protokol.
  11. M3P : MikroTik Protokol Paket Packer untuk Wireless Links dan Ethernet.
  12. MNDP : MikroTik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung  Cisco Discovery Protokol (CDP).
  13. Monitoring  / Accounting : Laporan  Traffic  IP, Log, Statistik Graph yang dapat diakses melalui HTTP.
  14. NTP : Network Time Protokol untuk Server dan Clients; sinkronisasi menggunakan system GPS.
  15. Poin to Point Tunneling Protocol : PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator. Protokol Otentikasi menggunakan  PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2. otentikasi dan laporan Radius. Enkripsi MPPE. Kompresi  untuk PPoE. Limit data Rate.
  16. Proxy : Cache untuk FTP dan HTTP Proxy Server,  HTTPS Proxy; Transparent Proxy untuk DNS  dan HTTP. Mendukung Protokol SOCKS.  Mendukung Parent Proxy. Static DNS.
  17. Routing : Routing Statik dan Dinamik. RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.
  18. SDSL : Mendukung Single Line DSL. Mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.
  19. Simple Tunnel : Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet Over IP).
  20. SNMP : Simple Network Monitoring Protocol Mode Akses Read-Only.
  21. Synchronous  : V.35, V.24, E1/T1,  X21,  DS3 (T3)  media types;  sync-PPP, Cisco HDLC, Frame  Relay line protokol, ANSI-617d  (ANDI atau Annex D) dan Q933a (CCITT atau Annex A); Frame Relay jenis LMI.
  22. Tool :  Ping, Traceroute; Bandwidth Test; Ping Flood; Telnet; SSH; Packet Sniffer; Dinamik DNS Update.
  23. UPnP : Mendukung antarmuka Universal Plug and Play.
  24. VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan Ethernet dan Wireless; Multiple VLAN; VLAN Bridging.
  25. VoIP : Mendukung aplikasi Voice Over IP.
  26. VRRP : Mendukung Virtual Router Redudant Protocol.
  27. WinBox : Aplikasi  Mode GUI untuk Meremote dan Mengkonfigurasi  MikroTik RouterOS.
Demikianlah penjelasan mengenai Fitur-Fitur Mikrotik yang dapat saya bagikan ke pada agan-agan semua salam sukses selalu dari saya... semoga dapat bermanfaat untuk sekarang dan dikemudian hari buat teman semua....

SEJARAH MIKROTIK


Sedikit saya bagikan artikel ini agar agan bisa memahami alur pembelajaran dari mikrotik dan sudah pasti untuk menambah pengetahuan agan di Jaringan Komputer. langsung ke TKP....

MikroTik  Router OS merupakan sistem  operasi  Linux  Base yang diperuntukkan sebagai  Network Router.  Yang didesain  supaya memberikan kemudahan bagi user. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application atau WinBox. Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk   penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks,  routing yang rumit)  disarankan  untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

MikroTik merupakan perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia. didalam pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang berkewarganegaraan Amerika yang berimigrasi  ke Latvia.  Di Latvia  ia bejumpa dengan Arnis, Seorang darjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995.

John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996 (misi MikroTik adalah me- routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.

Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya merupakan tempat eksperimen John dan Arnis, karena saat  ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar 400 pengguna.

Linux yang pertama kali digunakan adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama denag bantuan 5-15 orang staff Research and Development (R&D) MikroTik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Menurut Arnis, selain staf di lingkungan MikroTik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan MikroTik secara marathon.

Demikianlah artikel ini saya berikan kepada agan-agan dengan harapan dapat bermanfaat buat agan seperjuangan saya dalam mempelajari Jaringan Komputer... apabila ada kekurangan saya harap mohon dimaklumi... Selamat berjuang untuk menjadi yang lebih baik lagi... Salam sukses selalu dari saya.



Sabtu, 05 September 2015

CARA BYPASS WEBSITE TERTENTU

Sebelumnya saya ingin menjelaskan bahwas saya hanya ingin membagi pengetahuan yang masih sederhana sekali, saya juga sadar kalau saya hanya manusia yang penuh dengan kekurangan oleh karena itu masih banyak yang  harus saya pelajari lagi. 

Untuk melengkapi pengetahuan jaringan komputer agan semua, dengan rendah hati saya akan memberikan Artikel mengenai ByPass Website yang dapat ditentukan oleh agan sendiri.

Tujuan dari pengaturan Bypass Website yang merupakan fitur Option hotspot mikrotik, diantaranya dapat memberikan hak akses konten tertentu tanpa mesti melalui proses Autentification atau Login. 

Ikuti langkah-langkah berikut :


  1. Buka Winbox 
  2. klik  IP  
  3. klik Hotspot 
  4. Pilih tab Walled Garden  
  5. Pilih tanda  + (plus) untuk menambah.
  6. Isi website atau situs pada kolom Dst.Host yang agan inginkan usernya untuk dapat diakses tanpa login.
  7. Isi port Dst. Port jika agan ingin lebih spesifik hanya ke salah satu port.
  8. Pilih allow
  9. klik OK.

Untuk lebih jelasnya  agan juga bisa  ikuti tahap – tahap pada gambar dibawah ini :


Cobalah dengan tanpa Login, akses website yang baru saja Agan setting. Selamat mencoba ...
Semoga sukses selalu.

Jumat, 04 September 2015

SOLUSI LUPA USERNAME DAN PASSWORD MIKROTIK

Artikel ini saya bagikan hanya untuk saling berbagi wawasan kepada agan-agan di bidang jaringan komputer... tidak ada maksud lain.

Mungkin agan pernah mengalami kejadian lupa Password atau lupa Username Mikrotik. Hehehe biasa gan yang namanya lupa sudah alaminya sifat manusia, selagi masih ada solusi jangan khawatir, hehehe hanya bermaksud untuk berbagi ilmu gan tidak ada maksud lain, jadi solusinya dengan menggunakan Mikrotik Password Recovery Tool

Langsung aja gan.... ikuti langkah-langkah berikut :
  1. Pastikan anda masih menyimpan file Backup dari Router Mikrotik yang anda lupa password nya.
  2. Masuk ke situsnya Klik.
  3. Klik Choose File dan pilih file Backup Mikrotik >>  Klik Submit.





4. Username dan Password Mikrotik anda akan muncul pada kolomnya masing-masing seperti gambar di atas.

Itulah solusi untuk agan bila mengalami lupa Password dan Username mikrotik agan, mudah bukan, saran saya agar agan rajin-rajin untuk Backup Konfiguration Mikrotik agan, mencatat username dan password mikrotik agan lalu disimpan di tempat yang mudah diingat dan dicari. 

Apabila file backup mikrotik tidak ada maka solusinya agan harus mereset ulang mikrotik agan. Selamat mencoba ... Sukses selalu.

Rabu, 02 September 2015

CARA MEMBUAT HOTSPOT DI MIKROTIK FULL GAMBAR

Sudah pasti anda tidak asing lagi dengan fitur mikrotik yang banyak digunakan dan cukup populer didunia internet dan jaringan komputer yang satu ini yaitu Hotspot. 

Kelebihan Hotspot dengan menggunakan Mikrotik diantaranya : 

  1. mengkonfigurasi jaringan wireless yang hanya bisa digunakan dengan username dan password tertentu. 
  2. melakukan manajemen terhadap user-user tersebut, Misalnya : 

  • Membatasi berapa besar data yang dapat di download tiap user.
  • Mengatur konten apa saja yang boleh diakses user.
  • Mengatur durasi total penggunaan hotspot per user.


Itulah sekilas pengenalan mikrotik dari saya dan selanjutnya langsung ke konfigurasi dasar hotspot.

  1. Tentukan interface yang akan dibuatkan hotspot. Karena kita akan membuat hotspot via wifi maka pilih interface wlan. sebagai contoh kita menggunakan wlan1. Aktifkan wlan1 dan gunakan mode AP Bridge, isikan SSID dengan nama hotspot anda.
  2. Beri IP address interface wlan1, misalnya 192.168.100.1/24  [admin@MikroTik] > ip address add address= 192.168.100.1/24 interface=wlan1 Atau bisa melalui Winbox, masuk ke menu IP >> Address.
  3. Sekarang kita mulai membuat Hotspot untuk Wlan1. Untuk lebih mudah gunakan wizard Hotspot Setup. Masuk ke menu IP >> Hotspot >> Hotspot Setup.
  4. Pilih Hotspot Interface Wlan1 >> klik Next
  5. Isikan IP address dari Wlan1 dan centang Masquerade Network >> Next
  6. Menentukan range IP address yang akan diberikan ke user (DHCP Server), misal : 192.168.100.10-192.168.100.254. Jadi user akan diberikan IP secara otomatis oleh DHCP Server antara range IP tersebut.
  7. Memilih SSL certificate. Pilih none saja, klik Next.
  8. IP Address untuk SMTP Server kosongkan saja. Klik Next.
  9. Memasukkan alamat DNS Server. Isikan saja dengan DNS Server nya Google : 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Klik Next.
  10. Memasukkan nama DNS untuk local hotspot server. Jika diisi nantinya akan menggantikan alamat IP dari Wlan1 sebagai URL halaman Login. Jika tidak diisi maka url halaman login akan mengguakan IP address dari Wlan1. Kosongkan saja, klik Next.
  11. Hotspot sudah berhasil dibuat. Silakan anda coba koneksikan laptop anda ke wifi hotspot anda.
  12. Buka browser dan akses web sembarang maka anda akan dialihkan ke halaman login hotspot mikrotik.
  13.  Silakan coba login dengan username : admin dan password : kosong (Tidak diisi). 
  14. Jika berhasil login berarti Hotspot sudah beres.
  15. Untuk mengedit dan menambahkan user silakan masuk ke menu IP >> Hotspot >> klik tab Users.

Senin, 31 Agustus 2015

CARA MEMBUAT TRANSPARENT PROXY MIKROTIK

Transparent Proxy adalah konsep Proxy Transparan yaitu konfigurasi proxy dimana Client yang terhubung ke proxy dapat menyeting atau memasukkan konfigurasi proxy ke browser secara sekaligus. Sehingga penggunaan proxy akan lebih simpel dan mudah.

Membuat Web Proxy Mikrotik

Silakan buka Winbox dan ikuti langkah berikut :

  1. Masuk ke menu IP >> Web Proxy pada Winbox
  2. Untuk mengaktifkan Web Proxy centang tombol Enabled
  3. Isikan port yang akan digunakan oleh Proxy. Isikan saja Port 8080
  4. Cache Administrator bisa anda ganti dengan email anda sendiri selaku Admin nya
  5. Max Cache Size menentukan berapa besar alokasi memori untuk menyimpan cache proxy nya. Isi sesuai kebutuhan atau pilih unlimited.
  6. Centang opsi Cache On Disk agar penyimpanan dilakukan pada harddisk Mikrotik bukannya RAM.
  7. Klik Apply >> OK 



Sekarang Anda sudah bisa menggunakan Web Proxy Mikrotik ini namun, harus mengkonfigurasi settingan Proxy pada Browser dahulu dengan IP address Mikrotik dan port 8080. Untuk mempermudah setting browser dan membuatnya lebih simple kita akan mengaktifkan fungsi Transparent Proxy. 

Membuat Transparent Proxy Mikrotik


Cara kerjanya, dengan mengalihkan (redirect) Traffic data HTTP (destination port 80) ke port yang digunakan proxy yaitu 8080. Caranya dengan mengkonfigurasi Firewall NAT dengan chain=dstnat dan action redirect. Berikut ini command nya :

ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=8080

atau bisa melalui Winbox, masuk menu IP >> Firewall



Pada tab General 
Chain : dstnat
Protocol : tcp
Dst. Port : 80



Pada tab Action
Action : redirect
To Ports : 8080

Sekarang Proxy Mikrotik sudah Transparent. Untuk mengujinya silakan buka menu IP >> Web Proxy di Winbox. Pilih tab Status dan klik Connections. Kalau keduanya sudah ada isinya berarti transparent Proxy Mikrotik sudah jalan.



Selain itu anda juga bisa menguji nya dengan membuka browser kemudian masukkan alamat sembarang supaya terjadi pesan error. Jika Transparent Proxy Mikrotik sudah jalan maka akan muncul pesan error dari Mikrotik nya seperti gambar berikut ini :



CARA MENJALANKAN WINBOX MIKROTIK DI LINUX

winbox adalah aplikasi yang berfungsi untuk melakukan konfigurasi pada sistem operasi jaringan RouterOS Mikrotik dimana aplikasi Winbox ini berjalan pada OS Windows.
sistem operasi Linux yang dapat dijalankan pada Winbox Mikrotik diantaranya Ubuntu, Linux Mint, Debian, dan distro linux lainnya. Dengan bantuan aplikasi wine kita dapat menjalankan aplikasi windows di Linux.

Silakan Install Wine pada Linux anda. Berikut ini panduan untuk instalasi Wine pada Linux Mint 15 dengan codename "Olivia".
  1. Buka Terminal.
  2. Tambahkan repository wine melalui perintah berikut : sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
  3. Update repository sudo apt-get update
  4. Download dan Install Wine sudo apt-get install wine 
  5. Silakan tunggu hingga proses instalasi selesai. Proses ini agak lama, tergantung koneksi internet anda, karena akan beberapa kali download installer.
Download Winbox
Setelah Wine selesai diinstall, silakan download winbox mikrotik untuk linux terbaru dari Mikrotik dengan menggunakan perintah berikut ini pada terminal :
wget http://www.mikrotik.com/download/winbox.exe Setelah proses download selesai, buka Winbox Mikrotik dengan perintah : wine winbox.exe 
Perhatikan tampilan gambar Mikrotik Winbox loader di atas. Masukan IP address >> Login detail  >> klik connect.  Untuk Tampilan Winbox pada Linux lihat gambar dibawah ini :
Selamat mencoba.

CARA SETTING HOTSPOT SERVER PROFILE MIKROTIK

Apabila anda ingin mempelajari tahap ini artinya saya sudah menganggap anda sudah mempelajari tahap    “Cara Setting Hotspot di Mikrotik”


Biasanya  teknik ini digunakan di saat anda menghadapi beberapa kasus seperti :


  • Menggunakan halaman login page mikrotik yang berbeda setiap masing-masing interface.
  • Setting kecepatan download upload hotspot yang berbeda setiap masing-masing interface.
  • Mengaktifkan fitur Trial Hotspot Mikrotik.
  • Menentukan jenis otentifikasi user hotspot.



Coba perhatikan gambar di atas...!
untuk hotspot yang anda gunakan, profile hotspot yang digunakan hsprof1, untuk penyettingan profile klik tab Server Profiles

Dibagian Hotspot Server Profile terdapat beberapa pengaturan :

1. Tab General

  • HTML Directory : Fungsinya untuk menyetting login page mana yang akan digunakan untuk hotspot anda.
  • Rate Limit (rx/tx) : Fungsinya untuk menentukan kecepatan download upload yang didapat setiap customer anda.
  • HTTP Proxy : Fungsinya untuk menyetting transparan proxy setiap customer ke IP proxy internal anda.
  • HTTP Proxy Port : Port yang digunakan IP proxy internet anda.
  • SMTP Server : Jika anda ingin customer hanya menggunakan SMTP server internal agan.

2. Tab Login

  • Login By : Fungsinya untuk menyetting jenis otentifikasi customer login ke hotspot anda.
  • HTTP Cookie Lifetime : Tentukan waktu cookies yg tersimpan di komputer customer anda, jika anda menggunakan otentifikasi by cookie. 
  • MAC : Centang jika anda menginginkan customer login berdasarkan Mac Address, user hotspot login tanpa meminta username password. Pastikan sebelumnya MAC-address user ditambahkan ke / ip hotspot user. 
  • HTTP Chap : Otentifikasi standar pada HTTP web browser.
  • Cookie : Ketika user meng otentikasi di HotSpot untuk pertama kalinya. Pengguna tidak diminta untuk login / password dan di konfirmasi secara otomatis sampai Cookie Lifetime masih aktif.
  • Trial : Jika anda ingin mengaktifkan fungsi trial di hotspot mikrotik. Jadi customer bisa mencoba dulu koneksi internet hotspot sebelum membeli voucher. Waktu trial bisa di setting oleh anda sendiri.
  • Trial Uptime Limit : Tentukan waktu yang diberikan ke trial user untuk mencoba koneksi hotspot mikrotik anda.
  • Trial Uptime Reset : Tentukan waktu reset trial user, ini maksudnya jika trial user sudah memakai semua waktu yang digunakan untuk trial, trial user itu harus menunggu misalnya “1d 00:00:00″ atau 24 jam dengan mac address yg sama untuk bisa kembali login menggunakan fungsi Trial hotspot mikrotik anda.
  • Trial User Profile : User profile yang digunakan untuk user trial.


3. Tab RADIUS

  • Use RADIUS : centang jika anda menggunakan otentifikasi / login dengan Radius Manager, sebelumnya pastikan sudah menambahkan server radius manager di menu Winbox “Radius”

Klik OK setelah semua setting profile hotspot sudah sesuai dengan yang dibutuhkan.

Minggu, 30 Agustus 2015

CARA SETTING HOTSPOT MIKROTIK

Hotspot MikroTik sangat cocok diaplikasikan pada jaringan WiFi/Kabel diberbagai tempat publik area seperti Apartemen, Restoran, Sekolah, Kantor, Hotel,  dan lain-lain.

User atau Costumer harus mempunyai Account/Login Name yang diberikan oleh Operator untuk mengakses internet. Hanya membutuhkan software Web Browser Aplikasi ini dapat berjalan pada infrastruktur WiFi atau kabel UTP selama ada koneksi ke Server Billing. Proses login berbasis web jadi lebih mudah dan dapat diaplikasikan pada semua System Operasi yang ada saat ini.

Fitur Hotspot Mikrotik


1. Otentifikasi User, user akan dihadapkan halaman otenfikasi/login sebelum user menggunakan koneksi internet.

2. User Account, Pengaturan username/account mempunyai fitur :

  • Limit user hotspot mikrotik berdasarkan : 

          - Time Based (waktu).
          - Traffic amount (download and upload).
          - Rate Limits (speed).

  • Auto generate voucher template.
  • Generate random username password.
  • Web Based Hotspot Control Panel, Memanage billing anda dengan berbasis web based, yang dapat memudahkan pengoperasian tanpa install software client apapun dan dapat di akses dimana pun anda berada.
  • Trial User, anda bisa memberikan fungsi trial pada user. Tanpa login dengan username, dengan menggunakan konsep login dengan identifikasi dengan MAC Address yg mempunyai format unik yang berbeda setiap komputer. Anda bisa mengatur lama trial setiap 1 MAC address, contoh anda memberikan waktu 2 jam setiap MAC address untuk mengakses hotspot setiap harinya.


3. Bypass Website, pengaturan akses website tertentu agar bisa di akses tanpa melalui otentifikasi hotspot mikrotik.

4. UserManager Mikrotik, aplikasi radius server internal MikroTik.

5. External Billing Software, pengaturan yang dapat menggunakan billing software pihak ketiga berbasis radius server.

Selamat mencoba ...!

Sabtu, 29 Agustus 2015

CARA SETTING EMAIL DAN KIRIM EMAIL DI MIKROTIK ROUTER OS

Fitur tambahan mikrotik yang satu ini sebenarnya masih jarang digunakan karena masih sedikit orang yang mengetahuinya. Diantaranya fitur Email. Mikrotik sudah dilengkapi dengan kemampuan untuk mengirim E-mail beserta Attachment yang dapat digunakan untuk mengirim E-mail backup konfigurasi mikrotik secara berkala, memantau serta memonitor naik dan turunya kondisi jaringan komputer. 

Dibawah ini saya akan menerangkan bagaimana Cara menyeting E-mail dan mengirim E-mail di Mikrotik Router OS. Untuk aplikasi yang digunakan dalam menyeting mikrotik saya menggunakan Winbox. Untuk E-mail saya menggunakan G-mail, sebelumnya silakan anda siapkan akun G-mail nya terlebih dahulu.


Berikut ini langkah-langkah :


1. Buka Winbox, masuk ke menu Tools >> Email
2. Karena E-mail kita gunakan  G-mail maka berikut settingannya :

          Server : 173.194.77.108
          Port : 587
          From : <>
          User : Isikan E-mail G-mail anda
          Password : Isikan password E-mail G-mail anda
               
                    
3. Klik Apply >> OK
4. Untuk mencoba mengirim E-mail buka menu Tools >> Email >> Send Mail
5. Masukkan "Address, Port, User dan Password" seperti sebelumnya, centang "TLS".
6. Masukkan alamat E-mail yang ingin dikirimi E-mail di "To". Isi kan "CC" jika perlu.
7. Isikan "From, Subject, dan Body" sesuai keinginan anda.
8. Anda bisa melampirkan file (attachment) pada opsi "File".
9. Kalau sudah klik Send Email untuk mengirim email.
                   
Silakan cek inbox E-mail yang dikirimi email Mikrotik. Jika email nya masuk berarti konfigurasi sudah benar.




Rabu, 26 Agustus 2015

BACKUP & RESTORE KONFIGURASI ROUTER MIKROTIK

Tujuan dari backup dan restore Konfigurasi Router Mikrotik Jaringan adalah untuk mencegah pekerjaan konfigurasi ulang jika suatu saat router diganti atau rusak. Fitur Backup juga berguna ketika anda melakukan kesalahan konfigurasi dan ingin kembali ke konfigurasi sebelumnya. Konfigurasi yang di-backup ini akan disimpan dalam bentuk file dan dapat di download atau copy ke harddisk PC atau laptop anda.

Cara Backup Konfigurasi Mikrotik :

Untuk melakukan backup konfigurasi, anda dapat melakukannya via command line ataupun winbox, dengan perintah : [admin@MikroTik] > system backup save

Jika menggunakan winbox, masuk ke menu Files >> klik Backup. Maka akan muncul file baru dengan ekstensi .backup


Kemudian untuk mengcopy atau download file .backup tersebut ke komputer tinggal drag and drop aja file nya ke Windows Explorer seperti gambar berikut :


Cara Restore Konfigurasi Mikrotik :

Pertama masuk ke manu Files. Copy file backup dari komputer ke Router Mikrotik dengan drag dan drop seperti sebelumnya. Pilih file backup yang mau di-restore. klik Restore. perhatikan gambar di bawah ini.


Selasa, 25 Agustus 2015

MEMBATASI BANDWIDTH DENGAN MIKROTIK

Bagi anda yang sedang menghadapi masalah seperti terbatasnya koneksi internet di Jaringan anda, Mengatur dan membatasi pemakaian Bandwidth internet merupakan suatu hal yang penting misalnya kuota bandwidth yang terbatas dari ISP maka kita perlu membatasi kuota bandwidth tiap user yang terkoneksi ke Router Mikrotik. Pada Router Mikrotik sendiri sudah tersedia fitur yang bisa membatasi (limit) bandwidth yaitu Queue. Ada dua macam Queue pada Mikrotik :
1. Queue Simple : merupakan cara termudah untuk melakukan management bandwidth yang diterapkan pada jaringan skala kecil sampai menengah untuk mengatur pemakaian bandwidth upload dan download tiap user.
2. Queue Tree : mirip seperti queue simple tapi lebih rumit, yaitu dapat melakukan pembatasan bandwidth berdasarkan group bahkan secara hierarki. Kita harus mengaktifkan fitur Mangle pada Firewall jika ingin menggunakan Queue Tree.

Untuk pembahasan Queue Simple kali ini kita akan mencoba praktek membuat limit Bandwidth semua user dengan mikrotik. Silakan buka Winbox nya dan pilih menu Queues, maka akan muncul tampilan :

Pastikan dulu berapa Bandwidth Internet yang anda dapat dari ISP yang anda pakai. Sehingga nantinya nilai Bandwidth yang dilimit tidak melebihi alokasi Bandwidth dari ISP. Misalnya bandwidth dari ISP sebesar 1 Mbps, maka limit bandwidth nya diset lebih kecil atau sama dengan 1 Mbps.

Untuk menambahkan Simple Queue baru klik tombol +, maka akan muncul tempilan seperti berikut :
Bisa kita lihat terdapat beberapa tab di jendela Simple Queue ini, namun kita hanya akan menggunakan tab General dan Advanced saja.

Tab General

Pada tab General Yang perlu kita perhatikan dengan seksama yaitu pilihan Target Address dan Max Limit.

Target Address

Isilah Target Address dengan IP address tertentu yang ingin anda batasi Bandwidth nya, contoh 192.168.100.0/24. Dari gambar di atas bisa dilihat untuk Target Address kosong, ini berarti konfigurasi limit Bandwidth ini berlaku untuk semua alamat IP.

Max Limit

Max Limit adalah alokasi bandwidth maksimal yang bisa didapatkan user, dan biasanya akan didapatkan user jika ada alokasi bandwidth yang tidak digunakan lagi oleh user lain. Jangan lupa centang Target Upload dan Target Download untuk mengaktifkan fitur ini, pilih besar Bandwidth yang ingin dilimit pada Max Limit. Misalnya upload : 256kbps download : 1Mbps.

Besar limit Bandwidth untuk upload lebih rendah daripada download nya karena memang user biasanya lebih banyak melakukan download (browsing, download musik, file, dll) daripada upload. Anda dapat memilih sesuai keinginan.

Anda juga dapat menentukan waktu kapan dan berapa lama Simple Queue ini akan mulai berjalan dengan memilih opsi Time.

Tab Advanced
Pada tab Advanced hal yang perlu diperhatikan pada opsi Interface dan Limit At.

Interface

Pilih interface mana yang ingin dibatasi bandwidth nya, misalnya interface Wlan1 untuk membatasi koneksi internet via wireless. Jika ingin membatasi bandwidth di semua Interface pilih all.

Limit At

Limit At adalah alokasi bandwidth trendah yang bisa didapatkan oleh user jika traffic jaringan sangat sibuk. Seburuk apapun keadaan jaringan, user tidak akan mendapat alokasi bandwidth dibawah nilai Limit At ini. Jadi Limit At ini adalah nilai bandwidth terendah yang akan didapatkan oleh user. Nilai nya terserah anda mau diisi berapa. Misalnya diisi upload 128kbps download : 512kbps.

Nah, dari konfigurasi tersebut, maka hasilnya jika semua user sedang memakai koneksi internet dan kondisi jaringan sibuk maka tiap user akan mendapatkan bandwidth sebesar 128kbps/512kbps. Jika satu atau beberapa user tidak sedang menggunakan koneksi maka alokasi bandwidth akan diberikan ke user yang sedang terkoneksi. Dan jika hanya satu user yang menggunakan koneksi maka user itu akan mendapatkan alokasi bandwidth maksimal 256kbps/1Mbps.

Klik ok untuk menambahkan Simple Queue tersebut, sehingga akan muncul tampilan di queue list. Selamat mencoba semoga bermanfaat.

CARA AKSES MIKROTIK

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan beberapa cara mengakses Mikrotik yang menggunakan beberapa fitur aplikasi yang cukup mudah kita dapatkan. Hitung-hitung untuk menambah wawasan kita di jaringan komputer saya rasa tidak ada salahnya kalau kita setapak demi setapak untuk mempelajari mikrotik.

1. Via Command Mikrotik.

Cara mengakses Mikrotik langsung  via Command Mikrotik, yaitu dengan memasukkan alamat IP Mikrotik ke dalam kolom Host Name yang terdapat di PuTTY.

Gunakan Auto Complete (mirip bash auto complete di linux) Tekan Tombol TAB untuk mengetahui daftar perintah selanjutnya. Jadi perintah yang panjang tidak perlu kita ketik lagi, cukup ketikkan awal perintahnya saja, lalu tekan TAB maka secara otomatis Shell  akan menampilkan dan melengkapi daftar perintah yang kita inginkan.

ketikkan IP Fir > lalu tekan TAB  > maka otomatis  shell akan melengkapi menjadi IP Firewall. Lalu ketik “..” (titik dua) untuk kembali ke sub menu diatasnya, dan ketik “/“ untuk kembali ke root menu.

Untuk Download Putty silahkan klik “disini”

2. Via Web Browser

Sebagai contoh untuk mengakses Mikrotik via web/port 80 pada browser coba ketik di browser IP mikrotik kita: 192.168.1.10.


3. Via Winbox

Winbox merupakan tool untuk remote Mikrotik yang paling populer karena selain mudah juga dapat menampilkan menu-menu pada Mikrotik secara GUI. Tampilan awal mengaktifkan winbox seperti ini : 



Syarat Winbox bisa mendeteksi mikrotik yang sudah di install apabila keduanya dalam satu network, yaitu dengan mendeteksi MAC address dari ethernet yang terpasang di Mikrotik. Untuk bisa mengakses mikrotik menggunakan winbox bisa dengan menggunakan IP Address Mikrotik maupun MAC Address nya.


Untuk Download Winbox silahkan klik “disini”

4.    Via Telnet



Kita dapat me-remote MikroTik menggunakan telnet melalui program aplikasi ”command prompt” (cmd) yang ada pada windows yang fitur Telnet nya sudah diaktifkan. Namun, penggunaan telnet tidak dianjurkan dalam jaringan karena masalah keamanannya.


Coba lihat contoh berikut :


Demikianlah artikel 4 cara dalam mengakses Mikrotik saya persembahkan buat teman-teman seperjuanganku yang tidak hentinya untuk belajar dan saling berbagi. Salam sukses selalu.